Isriadi Wijiastuti
Isriadi Wijiastuti, S.Pd., lahir di Semarang, 25 Februari 1974. Merupakan staf pengajar mata pelajaran PPKn di SMP Negeri 40 Semarang
Penulis menyelesaikan pendidikan di SD Negeri Gempol Sari Semarang tahun 1987, SMP Negeri 9 Semarang tahun 1990, SMEA Negeri 2 Semarang tahun 1993 dan menyelesaikan S1 di IKIP Veteran Semarang jurusan PPKn tahun 1999.
Bekerja di SMP Negeri 40 Semarang sejak 2008.
Buku kumpulan puisi yang berjudul Kumpulan Puisi untuk negeri merupakan buku pertama yang berhasil penulis buat.
- Male
- 2
-
(0)By : Isriadi Wijiastuti
Memahami Pancasila Dari masa ke masa
Pada Perang Dunia II tahun 1942, bangsa Indonesia belum punya negara. Indonesia saat itu masih dijajah Jepang. Dalam penjajahan tersebut, bangsa Indonesia sangat menderita. Hasil panen diambil paksa. Para pemuda dijadikan romusha, pekerja paksa yang terus disiksa. Gadis-gadis diculik, dijadikan jugun ianfu atau wanita penghibutentara Jepang. Maka pasukan Pembela Tanah Air (PETA) di bawah pimpinan Supriyadi pun memberontak terhadap Jepang. Para tokoh nasional juga makin gigih berusaha agar Indonesia segera merdeka. Usaha itu tidak sia-sia. Bangsa Indonesia patut bersyukur karena Tuhan Yang Maha Esa mengabulkan doa dan usaha tersebut.
Kesempatan Indonesia untuk merdeka menjadi terbuka karena kekuatan Jepang sebagai penjajah mulai lemah. Jepang saat itu tengah perang melawan pasukan Sekutu dalam Perang Dunia II. Tentara Sekutu adalah gabungan tentara Amerika Serikat dengan Inggris, Belanda, dan beberapa negara lain. Tahun 1944 akhir, posisi tentara Jepang mulai terdesak. Jepang lalu berusaha merangkul bangsa Indonesia agar terus mendukung Jepang
Rp50.000Harga aslinya adalah: Rp50.000.Rp40.000Harga saat ini adalah: Rp40.000. -
(0)By : Isriadi Wijiastuti
Kumpulan Puisi Puisi untuk Negeri
Bait demi bait yang sederhana ini dengan torehan tinta hitam di atas kertas putih ini berlumur kerinduan dengan tinta kedamaian alhamdulillah telah dapat terselesaikan. Dengan linangan air mata kebahagian yang menetes, hati yang meradang kini dapat tertumpahkan dengan shalawat serta salam selalu tercurah pada Rasulullah Saw. Puisi merupakan Bahasa kalbu dari relung jiwa sanubari yang teramat dalam. Dengan kalimat-kalimat indah ini saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung adanya keberadaan buku ini
Dalam buku kumpulan puisi ini penulis beri judul Kumpulan Puisi Puisi untuk Negeri yang didalamnya menggambarkan kondisi negeri Indonesia tercinta.Rp40.000Harga aslinya adalah: Rp40.000.Rp35.000Harga saat ini adalah: Rp35.000.



