Riwayatini

Riwayatini

Riwayatini, lahir di Kendal, 4 april 1966. Menikah dengan Muhamad Soleh, S.P (1990), dikaruniai buah hati Nolyna Roospitasari, S.Kom; Ginanjar Risqi Rakasiwi (Alm), dan Rahma Dian Pramitasiwi. Ibu guru berbintang Aries ini, menempuh pendidikan di SDN 1 Wirosari (1980), SMP PGRI Patean (1983), SPG Muh. II Yogyakarta (1986), D2 PGSD Universitas Terbuka (2000), dan S1 IPS (Sejarah) IKIP PGRI Wates Yogyakarta (2004). Mulai berdinas sebagai Guru SDN 2 Wirosari, Patean, Kendal (1990), kemudian mutasi ke SDN 6 Sidokumpul Kendal (1991-1993), SDN 2 Curugsewu, Kendal (1993-2003), dan SDN 3 Curugsewu, Kendal (2003-2007). Pada tahun 2007, memperoleh amanah mengemban tugas sebagai Kepala Sekolah di SDN 2 Wirosari Kendal, kemudian mutasi ke SDN 1 Sidokumpul (2008-2009), SDN 2 Curugsewu Kendal (2009-2014), SDN Selo Kendal (2014-2017), SDN 2 Wirosari Kendal (2017-2021). Saat ini masih aktif bertugas sebagai Kepala Sekolah di SDN Mlatiharjo Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal.
Di sela-sela aktivitas manajerialnya, ibu yang hobi olahraga dan menyanyi ini, juga aktif dalam organisasi PGRI, Pramuka, PKK, BPD, dan Dharma Wanita. Bersama keluarganya, ibu yang senang bermain dengan cucu (Shaima Yuhaira Isman) ini, bertempat tinggal di Wonorejo RT 04, RW 02, Desa Wirosari Kecamatan Patean, Kabupaten Kendal. “Untuk Meraih Sukses, Gunakan yang Kamu Punya, Lakukan yang Kamu Bisa,“ demikian semboyan hidupnya (elang).

  • Male
  • 1
  • (0)

    Kumpulan puisi Kamboja Milik Bunda

    Harga aslinya adalah: Rp40.000.Harga saat ini adalah: Rp30.000.

    “Aku baru tersadar

    Betapa indahnya dirimu

    Sudah seharusnya aku menjagamu”

    Bait yang sederhana namun punya makna yang mendalam. Itulah bagian kecil dari kumpulan puisi “Kamboja Milik Bunda” yang mewakili beberapa tema. Sungguh ajakan sederhana yang merupakan narasi-narasi kebaikan. Tentu narasi serupa perlu disampaikan kepada anak bahkan orang tua akan pentingnya menjadi bagian terindah dari sebuah peristiwa yakni merawat alam semesta. Buku ini memang sederhana, namun memulai yang sederhana jauh lebih bermakna daripada memulai dengan hal-hal yang rumit. Selamat untuk Bu Guru yang sudah berkarya. Tetap bersahaja dan menjadi bagian sejarah kehidupan untuk menyampaikan pesan-pesan kedamaian.

     

    (Trimo, penerima Anugerah Buku Terbaik dari Perpustakaan Nasional, 2021)