Sri Haryati

Sri Haryati

Sri Haryati, lahir di Semarang 26 Desember 1966. Riwayat pendidikan dimulai dari SDN 2 Bleder (1980), SMPN 1 Patebon (1983), SPG Bantul Yogyakarta (1986), D2 PGSD UNNES (2004), S1 Universitas Terbuka (2010). Mulai mengajar di SDN 1 Kumpulrejo (1989-1991), mutasi ke SDN 2 Wonosari (1991-2011), SDN 1 Purwosari (2011-2016), dan SDN 1 Bangunrejo (2016- sekarang). Keseharian, ibu guru yang murah senyum ini tinggal bersama kedua buah hatinya Eka Dian Listiani, S.Kep.Ns., dan Dwi Yoga Haryono, S.E., serta ketiga cucunya Andita Zakira Aftani, Erlangga Wira Kencana, dan Gicel Alicia Mecca.
Tahun 2020 menerbitkan kumpulan puisi “Biarlah Aku Di Sini” yang diterbitkan oleh Qahar Publisher. Tahun 2022 kembali menerbitkan Buku dalam Bidang Pendidikan yang berjudul “Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar” yang diterbitkan oleh Cahya Ghani Recovery.
“Anak dan cucu adalah penyemangat dalam hidupku,” demikian semboyan hidup Bu Haryati yang aktif di kegiatan PGRI, FKPPI, PKK, dan gemar berolahraga (elang).

  • Female
  • 1
  • (0)

    Buku dalam Bidang Pendidikan PROFIL PELAJAR PANCASILA DI SEKOLAH DASAR

    Harga aslinya adalah: Rp90.000.Harga saat ini adalah: Rp75.000.

    Buku dalam Bidang Pendidikan yang bertajuk “Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar” ini mengupas secara rinci penerapan keenam Profil Pelajar Pancasila. Dimulai dari konsep dasar, elemen kunci dan dimensi masing-masing Profil Pelajar Pancasila, penerapan Profil Pelajar Pancasila, sampai pada contoh aktivitas yang terkait dengan implementasi Profil Pelajar Pancasila dalam proses pembelajaran.
    Karenanya, Buku dalam Bidang Pendidikan yang mengupas tentang “Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar” sangat layak dijadikan bahan bacaan bagi kepala sekolah dan guru dalam kerangka menerapkan Profil Pelajar Pancasila secara kontekstual dalam berbagai program sekolah dan proses pembelajaran yang bermakna di Sekolah Dasar. Selebihnya, buku ini dapat dijadikan referensi dan menambah kajian akademik mengenai penerapan Profil Pelajar Pancasila.