Duduklah sebentar di gazebo ini. Dengarkan angin yang berbisik di sela-sela kayu sengon yang sudah tua. Rasakan senja yang turun pelan, menyapukan cahaya keemasan pada wajah-wajah yang duduk bersimpuh di sini. Di sini, waktu seolah bergerak lebih lambat, memberi ruang bagi cerita untuk mengalir, bagi hati untuk saling mendengar.
Buku ini adalah kumpulan kisah tentang kehidupan nyata yang terinspirasi dari nilai-nilai luhur yang sering kali terlupakan dalam hiruk-pikuk zaman. Melalui tokoh Pak Wisanggeni dan gazebonya, saya ingin mengajak pembaca menyelami makna sesungguhnya dari kerukunan, kebersamaan, dan kemanusiaan. Setiap cerita dirajut dari pengamatan, imajinasi, dan harapan bahwa di sudut-sudut kecil negeri ini, masih ada ruang di mana perbedaan tidak dianggap ancaman, melainkan anugerah.












Reviews
There are no reviews yet.