Kemampuan merangkai kata untuk memengaruhi pikiran dan tindakan sesama merupakan salah satu daya paling fundamental dalam peradaban manusia. Namun, kemampuan ini sering kali dianggap sebagai bakat alami yang misterius, bukan sebagai sebuah disiplin ilmu yang dapat dipelajari secara sistematis. Buku referensi ini lahir dari sebuah kegelisahan sekaligus keyakinan: bahwa retorika—seni berbicara yang efektif dan persuasif—merupakan fondasi peradaban dan kompetensi esensial yang harus dikuasai, terutama oleh para calon pendidik, sastrawan, dan praktisi bahasa. Bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, penguasaan retorika bukan sekadar pelengkap, melainkan inti dari kecakapan berbahasa yang utuh, yang memungkinkan mereka untuk tidak hanya memahami bahasa, tetapi juga menggunakannya dengan penuh daya. Atas dasar itulah, buku ini disusun sebagai panduan komprehensif yang menjembatani teori klasik dengan praktik kontemporer, dengan harapan dapat membekali pembaca dengan perangkat teoretis dan praktis untuk menjadi komunikator yang andal, etis, dan berdaya.
Struktur buku ini dirancang secara sistematis untuk memandu pembaca dalam sebuah perjalanan intelektual, mulai dari pemahaman hakikat dan sejarah panjang retorika sejak era Yunani Kuno hingga transformasinya di masyarakat digital. Pembaca akan diajak mendalami lima kanon retorika klasik—Inventio, Dispositio, Elocutio, Memoria, dan Pronuntiatio—sebagai pilar utama, serta mengupas tuntas segitiga persuasi Aristoteles: Ethos, Pathos, dan Logos. Keunggulan utama buku ini terletak pada pendekatannya yang integratif. Teori tidak dibiarkan mengawang, melainkan langsung diterapkan dalam berbagai konteks praktis yang relevan dengan dunia akademik dan profesional, seperti pidato, debat, diskusi, wawancara, presentasi ilmiah, hingga gelar wicara. Secara khusus, buku ini juga memberikan porsi signifikan pada retorika digital dan multimodal, menjawab tantangan komunikasi di abad ke-21 yang menuntut literasi kritis terhadap wacana di media sosial, siniar (podcast), dan platform visual lainnya.












Reviews
There are no reviews yet.