Sugiarto Pramono

Sugiarto Pramono

  • 5
  • (0)

    Dari Dominasi ke Harmoni: Revolusi Pemikiran Tiongkok dalam Studi Hubungan Internasional

    Harga aslinya adalah: Rp120.000.Harga saat ini adalah: Rp95.000.

    Buku ini mengupas transformasi mendasar dalam cara Tiongkok memandang dan mempraktikkan hubungan internasional—beralih dari paradigma dominasi menuju pendekatan yang menekankan harmoni, keseimbangan, dan kerja sama. Berangkat dari kritik terhadap teori-teori Barat yang cenderung berfokus pada kekuasaan dan konflik, karya ini menyoroti bagaimana tradisi filsafat Tiongkok, seperti Konfusianisme dan konsep tianxia, menawarkan perspektif alternatif yang lebih inklusif dan berorientasi pada keteraturan global.
    Melalui analisis historis dan kontemporer, buku ini menunjukkan bagaimana kebangkitan Tiongkok tidak hanya berdampak pada peta geopolitik dunia, tetapi juga mendorong lahirnya pendekatan baru dalam studi hubungan internasional. Penulis mengaitkan kebijakan luar negeri Tiongkok—seperti prinsip non-intervensi, kerja sama ekonomi, dan diplomasi damai—dengan nilai-nilai budaya yang menekankan harmoni sosial dan saling ketergantungan.
    Lebih dari sekadar wacana teoritis, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa dunia multipolar masa kini membutuhkan paradigma yang tidak lagi bertumpu pada hegemoni, melainkan pada kolaborasi dan saling menghormati. Dengan demikian, “Dari Dominasi ke Harmoni” menjadi kontribusi penting dalam memperkaya diskursus global, sekaligus membuka ruang dialog antara Timur dan Barat dalam membangun tatanan internasional yang lebih adil dan berkelanjutan.

  • (0)

    Menjemput Rezeki, Menjaga Harga Diri: Membaca Ulang Investasi Tiongkok dalam erspektif Kedaulatan Ekonomi

    Harga aslinya adalah: Rp120.000.Harga saat ini adalah: Rp110.000.

    Buku ini merupakan ikhtiar intelektual untuk mengkaji secara kritis dinamika investasi Tiongkok di INDONESIA, terutama dalam sektor-sektor strategis yang memainkan peran penting bagi pembangunan nasional. Dengan mengusung tema “Menjaring Peluang, Menghindari Jerat”, penulis berusaha menyajikan analisis yang tajam dan berbasis data mengenai peluang ekonomi yang ditawarkan investasi Tiongkok, sembari menggarisbawahi risiko ketergantungan struktural yang perlu diantisipasi secara bijak.

    Isi buku ini tersusun mulai dari latar dan arah kajian, ekspansi Tiongkok di Asia Tenggara, profil serta sektor investasi di INDONESIA, strategi pemerintah dalam menarik dan mengelola investasi, hingga berbagai tantangan berupa jerat ketergantungan. Selanjutnya, buku ini menawarkan strategi antisipatif untuk menjaga kedaulatan ekonomi dan menutup dengan rekomendasi kebijakan yang visioner dalam menyongsong masa depan. Melalui studi kasus pada proyek-proyek strategis seperti Kereta Cepat Jakarta–Bandung dan kawasan industri Morowali, buku ini diharapkan menjadi rujukan penting bagi akademisi, mahasiswa, pembuat kebijakan, serta publik yang ingin memahami arah masa depan investasi di INDONESIA.

  • (0)

    INVESTASI TIONGKOK DI INDONESIA: Peluang, Tantangan, dan Strategi Kedaulatan Ekonomi

    Harga aslinya adalah: Rp130.000.Harga saat ini adalah: Rp115.000.

    Investasi asing, khususnya dari Tiongkok, telah menempati posisi penting dalam pembangunan ekonomi INDONESIA selama dua dekade terakhir. Melalui inisiatif Belt and Road Initiative (BRI), Tiongkok menjadikan kawasan Asia Tenggara—termasuk INDONESIA—sebagai salah satu tujuan utama ekspansi modalnya. Proyek-proyek berskala besar seperti Kereta Cepat Jakarta–Bandung dan kawasan industri berbasis nikel di Morowali memperlihatkan peran strategis investasi ini, sekaligus menimbulkan perdebatan mengenai kedaulatan ekonomi dan risiko ketergantungan jangka panjang.
    Buku ini mengkaji dinamika investasi Tiongkok dari perspektif politik ekonomi internasional, dengan memadukan pendekatan ketergantungan struktural, pembangunan nasional, dan diplomasi ekonomi. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun investasi Tiongkok mempercepat pembangunan infrastruktur dan hilirisasi industri, hubungan yang terbentuk masih cenderung timpang. Tantangan utama meliputi dominasi teknologi asing, keterbatasan transfer pengetahuan, serta potensi enclave ekonomi yang terputus dari industri lokal.

  • (0)

    Politik Internasional di Asia Timur

    Harga aslinya adalah: Rp160.000.Harga saat ini adalah: Rp145.000.

    Buku ini membuka cakrawala pemahaman kita tentang politik internasional di Asia Timur, sebuah kawasan dengan kekuatan ekonomi besar dan pengaruh geopolitik yang tak terbantahkan. Negara-negara seperti Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan adalah motor penggerak ekonomi dunia, sementara negara-negara seperti Korea Utara dan Mongolia memiliki peran strategis yang tak bisa diabaikan. Bagi Indonesia, memahami dinamika kawasan ini bukan sekadar penting—melainkan mendesak. Sebagai negara dengan posisi strategis di Asia Tenggara dan anggota aktif dalam organisasi internasional, Indonesia menghadapi tantangan dan peluang dari kebangkitan ekonomi serta dinamika politik di Asia Timur.

  • (0)

    BUKU AJAR REGIONALISME UNI EROPA

    Harga aslinya adalah: Rp180.000.Harga saat ini adalah: Rp160.000.

    Buku Ajar Regionalisme Uni Eropa karya Sugiarto Pramono, MA., PhD. merupakan panduan komprehensif untuk memahami dinamika integrasi kawasan Eropa. Buku ini disusun secara sistematis dalam sepuluh bab yang membahas mulai dari konsep dasar regionalisme, teori-teori utama integrasi, sejarah lahirnya Uni Eropa, hingga isu-isu kontemporer seperti Brexit, krisis migrasi, perubahan iklim, serta konflik Rusia–Ukraina.

    Bahasanya ditulis dengan sederhana sehingga mudah dipahami oleh mahasiswa, dosen, maupun pembaca umum yang ingin mengetahui lebih dalam tentang Uni Eropa. Disertai contoh aktual, soal latihan, serta analisis yang menghubungkan teori dan praktik, buku ini memberi pemahaman utuh tentang bagaimana Uni Eropa berkembang menjadi aktor penting di dunia.

    Sebagai buku ajar, kelebihannya terletak pada penyajian yang sistematis, aplikatif, dan relevan dengan konteks global. Buku ini layak dijadikan rujukan utama dalam studi Hubungan Internasional dan regionalisme.